Minggu, 12 Juni 2011

ISLAM DAN KEBAHAGIAAN

Islam dan Kebahagiaan
Oleh: Fikri Arief Husaen*

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Masalah kebahagiaan dan kesengsaraan adalah masalah kemanusiaan yang paling hakiki. Sebab tujuan manusia tak lain ialah memperoleh kebahagiaan dan menghindari kesengsaraan. Semua ajaran atau agama menjanjikan kebahagiaan bagi para pengikutnya dan mengancam para penentangnya dengan kesengsaraan. Gambaran tentang wujud kebahagiaan atau kesengsaraan itu sangat beranekaragam. Namun semua ajaran dan ideology selalu menegaskan bahwa kebahagiaan yang dijanjikannya atau kesengsaraan yang diancamkannya adalah jenis yang paling sejati dan abadi. Dalam pandangan agama, gambaran tentang wujud kebahagiaan dan kesengsaraan itu dinyatakan dalam konsep-konsep tentang kehidupan di surga dan neraka.
Kitab suci Al-Qur’an menyajikan banyak ilustrasi dan penegasan yang kuat tentang kebahagiaan dan kesengsaraan. Dalam sebuah firman disebutkan tentang terbaginya manusia kedalam dua kelompok, yaitu yang sengsara dan yang bahagia. Yang sengsara akan tinggal di neraka dan yang bahagia akan tinggal disurga. Kemudian dalam firman lain (AL-Qur’an) Allah menegaskan bahwa, “Orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.”

B.Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, yaitu :
1. Pengertian Kebahagiaan
2.Konsep Kebahagiaan dalam islam

PEMBAHASAN
a.Pengertian Kebahagiaan
Dalam wikipedia-ensiklopedia bebas, arti kebahagiaan adalah suatu keadaan perasaan aman, damai, serta gembira. Dengan kata lain, kebahagiaan melebihi hanya perasaan kegembiraan. Umumnya, kegembiraan sangat berkaitan dengan suatu kejadian atau pencapaian yang khusus, sedangkan kebahagiaan berkaitan dengan keadaan yang lebih umum seperti kesenangan hidup atau kehidupan berumah tangga. Bagaimanapun kedua hal ini sangat berkaitan dengan subjektifitas seseorang. Yang merasakan kebahagiaan adalah diri sendiri karena hanya dia (diri sendiri) yang tahu terhadap perasaannya yang dirasakan.
Pengertian dalam arti luas sangat berbeda-beda, ada yang mengartikan kebahagiaan dari segi materi, seperti uang, rumah mewah, mobil mewah, dsb. Ada pula yang menilai kebahagiaan dari segi kepuasan jiwa seperti kekuasaan, jabatan, pangkat dsb. Dan ada pula yang mengatakan kebahagiaan adalah segalanya selalu terpenuhi, makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya. Namun pada hakekatnya, kebahagiaan yang sesungguhnya terletak pada hati, yaitu merasa senang, tenang, nyaman dan tentram lahir maupun bathin adalah kebahagiaan yang tidak tergantikan oleh suatu apapun.
Kebahagiaan dapat terjadi secara jasmani (lahir) maupun rohani (bathin), atau kedua-duanya. Kebahagiaan jasmani yaitu suatu hal yang dirasakan menyenangkan terutama mengenai badan atau tubuh seseorang, sedangkan kebahagiaan rohani yakni suatu hal yang dirasakan menyenagkan mengenai jiwa atau bathin seseorang.

B.Konsep Kebahagiaan dalam Islam
Kondisi senantiasa bahagia dalam situasi apapun, inilah yang senantiasa dikejar oleh manusia. Manusia pada dasarnya ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tentram, damai dan sejahtera. Sebagaian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagiaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sebab menurutnya kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak. Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan. Dan sangkaan-sangkaan lain. Lantas apakah yang disebut “bahagia” (sa’adah/ happiness)??
Selama ribuan tahun, para pemikir telah sibuk membincangkan tentang kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sesuatu yang ada di luar manusia, dan bersitat kondisional. Kebahagiaan bersifat sangat temporal. Jika dia sedang berjaya, maka di situ ada kebahagiaan. Jika sedang jatuh, maka hilanglah kebahagiaan. Maka. menurut pandangan ini tidak ada kebahagiaan yang abadi dalam jiwa manusia. Kebahagiaan itu sifatnya sesaat, tergantung kondisi eksternal manusia. Inilah gambaran kondisi kejiwaan masyarakat Barat sebagai: "Mereka senantiasa dalam keadaan mencari dan mengejar kebahagiaan, tanpa merasa puas dan menetap dalam suatu keadaan”. Islam menyatakan bahwa "Kesejahteraan” dan "kebahagiaan" itu bukan merujuk kepada sifat badani dan jasmani insan, bukan kepada diri hayawani sifat basyari; dan bukan pula dia suatu keadaan hayali insan yang hanva dapat dinikmati dalam alam fikiran belaka.
Keselahteraan dan kebahagiaan itu merujuk kepada keyakinan diri akan hakikat terakhir yang mutlak yang dicari-cari itu, yakni: keyakinan akan Hak Ta'ala dan penuaian amalan yang dikerjakan oleh diri berdasarkan keyakinan itu dan menuruti titah batinnya.
Jadi, kebahagiaan adalah kondisi hati yang dipenuhi dengan keyakinan (iman) dan berperilaku sesuai dengan keyakinannya itu. Bilal bin Rabah merasa bahagia dapat mempertahankan keimanannya meskipun dalam kondisi disiksa. Imam Abu Hanifah merasa bahagia meskipun harus dijebloskan ke penjara dan dicambuk setiap hari, karena menolak diangkat menjadi hakim negara. Para sahabat nabi, rela meninggalkan kampung halamannya demi mempertahankan iman. Mereka bahagia. Hidup dengan keyakinan dan menjalankan keyakinan. Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannva. Sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Apakah kamu tidak memahaminya?
Menurut Al-Ghazali, puncak kebahagiaan pada manusia adalah jika dia berhasil mencapai “ma'rifatullah", telah mengenal Allah SWT. Selanjutnya, Al-Ghazali menyatakan:
"Ketahuilah bahagia tiap-tiap sesuatu bila kita rasakan nikmat, kesenangan dan kelezatannya”, maka rasa itu ialah menurut perasaan masing-masing. Maka kelezatan (mata) ialah melihat rupa yang indah, kenikmatan telinga mendengar suara yang merdu, demikian pula segala anggota yang lain dan tubuh manusia.
Ada pun kelezatan hati ialah ma'rifat kepada Allah, karena hati dijadikan tidak lain untuk mengingat Tuhan. Seorang rakyat jelata akan sangat gembira kalau dia dapat herkenalan dengan seorang pejabat tinggi atau menteri; kegembiraan itu naik berlipat-ganda kalau dia dapat berkenalan yang lebih tinggi lagi misalnya raja atau presiden. Maka tentu saja berkenalan dengan Allah, adalah puncak dari segala macam kegembiraan. Lebih dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia, sebab tidak ada yang lebih tinggi dari kemuliaan Allah. Dan oleh sebab itu tidak ada ma'rifat yang lebih lezat daripada ma'rifatullah. Ma'rifatullah adalah buah dari ilmu. Ilmu yang mampu mengantarkan manusia kepada keyakinan. bahwa tiada Tuhan selain “Allah" (Laa ilaaha illallah). Untuk itulah, untuk dapat meraih kebahagiaan yang abadi, manusia wajib mengenal Allah. Caranya, dengan mengenal ayat-ayat-Nya, baik ayat kauniyah maupun ayat qauliyah. Banyak sekali ayat-ayat Al-Quran yang memerintahkan manusia memperhatikan dan memikirkan tentang fenomana alam semesta, termasuk memikirkan dirinya sendiri.
Disamping ayat-ayat kauniyah. Allah SWT juga menurunkan ayat-ayat qauliyah, berupa wahyu verbal kepada utusan-Nya yang terakhir, yaitu Nabi Muhammad saw. Karena itu, dalam QS Ali Imran 18-19, disebutkan, bahwa orang-orang yang berilmu adalah orang-orang yang bersaksi bahwa "Tiada tuhan selain Allah", dan bersakssi bahwa "Sesungguhnya ad-Din dalam pandangan Allah SWT adalah Islam." Inilah yang disebut ilmu yang mengantarkan kepada peradaban dan kebahagiaan. Setiap lembaga pendidikan khususnya lembaga pendidikan Islam, harus mampu mengantarkan sivitas akademika-nya menuju kepada tangga kebahagiaan yang hakiki dan abadi. Kebahagiaan yang sejati adalah yang terkait antara dunia dan akhirat.
Kriteria inilah yang harusnya dijadikan indikator utama, apakah suatu program pendidikan (ta'dib) berhasil atau tidak. Keberhasilan pendidikan dalam Islam bukan diukur dari berapa mahalnya uang bayaran sekolah; berapa banyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan sebagainya. Tetapi apakah pendidikan itu mampu melahirkan manusia-manusia yang beradab yang mengenal Tuhannya dan beribadah kepada Penciptanya. Manusia-manusia yang berilmu seperti inilah yang hidupnya hahagia dalam keimanan dan keyakinan: yang hidupnya tidak terombang-ambing oleh keadaan. Dalam kondisi apa pun hidupnya bahagia, karena dia mengenal Allah, ridha dengan keputusanNya dan berusaha menyelaraskan hidupnya dengan segala macam peraturan Allah yang diturunkan melalui utusan-Nya. Karena itu kita paham, betapa berbahayanya paham relativisme kebenaran yang ditaburkan oleh kaum liberal. Sebab, paham ini menggerus keyakinan seseorang akan kebenaran. Keyakinan dan iman adalah harta yang sangat mahal dalam hidup. Dengan keyakinan itulah, kata Igbal, seorang Ibrahim a.s. rela menceburkan dirinya ke dalam api. Penyair besar Pakistan ini lalu bertutur hilangnya keyakinan dalam diri seseorang. lebih buruk dari suatu perbudakan. Sebagai orang Muslim, kita tentu mendambakan hidup bahagia semacarn itu; hidup dalam keyakinan: mulai dengan mengenal Allah dan ridha, menerima keputusan-keputusan-Nva, serta ikhlas menjalankan aturan-aturan-Nya. Kita mendambakan diri kita merasa bahagia dalam menjalankan shalat, kita bahagia menunaikan zakat, kita bahagia bersedekah, kita bahagia menolong orang lain, dan kita pun bahagia menjalankan tugas amar ma'ruf nahi munkar.
Sebuah kata mutiara yang mengandung hikmah didalamnya, sebagai bahan muhasabah an-nafsi agar senantiasa selalu bersyukur terhadap Allah SWT:
Dalam kondisi apa pun, maka "senangkanlah hatimu!" Jangan pernah bersedih.
"Kalau engkau kaya, senangkanlah hatimu! Karena di hadapanmu terbentang kesempatan untuk mengerjakan yang sulit-sulit melalui hartamu.
"Dan jika engkau fakir miskin, senangkan pulalah hatimu! Karena engkau telah terlepas dari suatu penyakit jiwa, penyakit kesombongan yang sering menimpa orang-orang kaya. Senangkanlah hatimu karena tak ada orang yang akan hasad dan dengki kepadamu lagi, lantaran kemiskinanmu..."
"Kalau engkau dilupakan orang, kurang masyhur, senangkan pulalah hatimu! Karena lidah tidak banyak yang mencelamu, mulut tak banyak mencacimu..."
Mudah-mudahan Allah mengaruniai kita ilmu yang mengantarkan kita pada sebuah keyakinan dan kebahagiaan abadi, dunia dan akhirat. Amin.
Oleh karena itu sumber kebahagiaan yang dimaksud dalam islam adalah keimanan/ keyakinan. Orang yang beriman senantiasa selalu bersikap bahagia. Faktor penting yang membuat orang-orang yang beriman selalu bahagia dan tenang adalah pemahaman mereka bahwa peristiwa apapun yang terlihat buruk adalah pada hakekatnya baik untuk mereka.
“Jalan yang ditempuh oleh seorang yang beriman adalah aneh karena ada kebaikan dibalik setiap tindakannya dan ini tidak terjadi pada siapapun kecuali pada seseorang yang beriman karena jika mereka merasa mendapatkan kesenangan dia bersyukur kepada Allah SWT, maka terdapat kebaikan dalam sikapnya itu, dan jika dia mendapatkan permasalahan dia menyerahkannya pada Allah SWT (dan bersabar), maka ada kebaikan dalam sikapnya itu. “(Shahih Muslim, Buku 41nomor 20).
Seperti yang dikatakan Nabi Muhammad SAW, bagi setiap orang yang beriman segala sesuatu adalah sember kebaikan. Hal ini hanya terjadi pada orang-orang yang beriman dan merupakan perwujudan dari rahmat Allah SWT kepada mereka. Allah SWT memberikan kabar gembira tentang rahmat-Nya kepada orang-orang yang beriman dalam Al-Qur’an:
“Adapun orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh, maka tuhan mereka memasukan mereka kedalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata”
(QS. Al-Jaatsiyah: 30)
Penyerahan diri orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. Membawa mereka lebih dekat kepada-Nya dalam situasi apapun dan menyebabkan mereka selalu merasa tenang dan bahagia.

KESIMPULAN
Setiap orang senantiasa menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya. Dan memiliki makana dan tujuan yang jelas agar hidupnya terarah. Pada akhirnya terdapat perbedaan antara orang-orang yang beriman dan yang tidak beriman. Karena memahami bahwa kehidupan ini adalah satu-satunya kesempatan untuk mendapatkan kasih sayang dari Allah SWT, orang-orang yang beriman menempatkan ridho Allah sebagai tujuan hidup mereka.
sumber kebahagiaan yang dimaksud dalam islam adalah keimanan/ keyakinan. Orang yang beriman senantiasa selalu bersikap bahagia. Faktor penting yang membuat orang-orang yang beriman selalu bahagia dan tenang adalah pemahaman mereka bahwa peristiwa apapun yang terlihat buruk adalah pada hakekatnya baik untuk mereka.
Kebahagiaan adalah anugerah yang besar baik didunia maupun diakhirat yang diberikan Allah SWT kepada para hambanya yang saleh sebagai imbalan atas keimanan dan pengabdian mereka yang tulus. Satu-satunya sumber kebahagiaan dan ketenangan dalam diri orang-orang yang beriman adalah ketugahan iman mereka. Oleh karenanya, apabila seseorang ingin merasakan kebahagiaan yang seseungguhnya maka senantiasa yang harus dilakukan adalah dengan keteguhan keimanan yang kuat kepada Allah SWT.

DAFTAR PUSTAKA
Harun yahya, 2007. Jalan Menuju Kebahagiaan. Yogyakarta, Elbanin Media
Ustadz. Abdul Latif, Konsep Kebahagiaan dalam Islam…….
http://Konsepkebahagiaandalamislam/abdullatif.

Implementasi Perencanaan Sistem PAI dalam Mewujudkan Standar Proses Sekolah/ Madrasah “SD Masjid Syuhada”

Standar Proses SD Masjid Syuhada
Oleh:Fikri Arief Husaen*

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Dalam rangka pembaharuan sistem pendidikan nasional telah ditetapkan visi, misi dan strategi pembangunan pendidikan nasional. Visi pendidikan nasional adalah terwujud¬nya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas se¬hingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.
Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan salah satu standar yang harus dikembangkan adalah standar proses. Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai kompetensi lulusan. Standar proses berisi kriteria minimal proses pembelajaran pada sa¬tuan pendidikan dasar dan menengah di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Standar proses ini berlaku untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah pada jalur formal, baik pada sistem paket maupun pada sistem kredit semester.
Standar proses dalam PERMENDIKNAS Nomor 41 Tahun 2007 meliputi perencanaan proses pembelajar¬an, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pem-belajaran, dan pengawasan proses pembelajaran untuk ter¬laksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.
Dalam hal ini kami menyoroti SD Masjid Syuhada sebagai Sekolah Dasar yang memiliki kegiatan proses pembelajaran yang banyak mengidentifikasikan dan mengedepankan nilai-nilai agama dan akhlak, oleh karenanya SD Masjid Syuhada seringkali terlihat sebagai SD IT yang padahal merupakan SD umum akan tetapi memiliki nilai plus/ tambah (+) dalam hal Pendidikan Agama Islam yang proporsinya lebih banyak yang diselenggarakan di SD tersebut terkait dalam proses pembelajarannya.

Rumusan Pembahasan
Adapun rumusan yang akan dibahas dalam makalah ini terkait tentang Standar Proses SD Masjid Syuhada, yaitu :
-Perencanaan Proses Pembelajaran
-Pelaksanaan Proses pembelajaran
-Penilaian Hasil Pembelajaran
-Pengawasan Proses Pembelajaran








PROFIL SD MASJID SYUHADA

SD Masjid Syuhada terletak di tengah-tengah kota Yogyakarta, yaitu di Jl. I Dewa Nyoman Oka no 13, Kotabaru yang berdampingan di sebelah Masjid Agung Syuhada Yogyakarta. Jumlah siswanya saat ini, tahun 2011 ada sekitar 598 siswa dari kelas 1 hingga 6 SD. Jumlah Guru dan karyawannya ada sekitar 39 dan 18 ustad/zh pengajar intensif pembelajaran Al-Qur’an.
SD Masjid Syuhada ini, adalah lembaga formal dibawah naungan YASMA (Yayasan Masjid Syuhada) dibawah pimpinan/ kepala sekolah,”Rina Rahmawati Choiriyani, S. Pd”. Beliau berkarier di SD Masjid Syuhad sudah genap 15 tahun lamanya. SD ini berkembang pesat seiring dengan perkembangan zaman, dan kualitasnya bisa disejajarkan dengan SD favorit lainnya yang ada di kota Yogyakarta. Berbagai macam kelengkapan fasilitas, sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran menjadikan SD Masjid Syuhada sebagai SD unggulan.
Fasilitas/ sarana yang terdapat di SD MS ini, hampir semua pendukung proses pembelajaran ada, seperti; perpustakaan (ruang baca dan Induk), ruang TIK, koperasi, UKS, Lab Bahasa, dan ruang khusus ektrakurikuler/ pengembangan bakat dan minat. Ekstrakurikulernya terdiri dari; seni lukis (kaligrafi dan umum), musik (Hadroh, biola dan Band), tari (klasik dan modern), pramuka, olahraga (futsal, Badminton, renang, dsb). Dan SD MS ini memiliki komunitas “English Club” yang dikelola oleh Sekolah di lab. bahasa.
Nilai plus/ tambahan (+) yang lain di proses pembelajaran di SD MS ini adalah mengedepankan nilai-nilai pendidikan agama sebagai pendidikan prioritas untuk jam tambahannya (PAI) menjadi 3 – 4 jam/ minggu oleh Bpk. Syaifuddin dan Bu Ngatini selaku guru Pendidikan Agama Islam di SD MS, kemudian Pendidikan Al-Qur’an masing-masing tiap kelas dibimbing oleh 3 – 4 Ustd/zh yang dilakukan pagi jam 07.00 – 08.00 WIB untuk kelas 1, dan kelas 2 – 6 dilakukan siang hari disesuaikan dengan jam pelajaran tiap kelas masing-masing. Terdapat juga program rutin shalat dhuha berjamaah setiap pkl. 09.00 WIB menjelang istirahat sekolah. Dan setiap hari jum’at, diwajibkan jamaah shalat jum’at di Masjid Syuhada bagi putra, dan shalat duhur berjamaah yang kemudian dilanjutkan kultum bagi putri di ruang kegiatan sekolah.
Untuk kelas 1 – 3 dibawah kendali Wali kelas, dan kelas 4 semi mata pelajaran bid. studi, dan kelas 5 – 6 diajar oleh guru bid. Studi yang berkompeten dibidangnya.











PEMBAHASAN

Perencanaan Proses Pembelajaran
Perencanaan proses pembelajaran meliputi Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.
-Silabus
Dikembangkan satuan pendidikan berdasarkan berdasarkan Standar Isi dan Kompetensi Lulusan dan panduan penyusunan KTSP. Kemudian dalam pelaksanaanya SD Masjid Syuhada mengembangkan silabus oleh para guru secara mandiri ataupun berkelompok yang disesuaikan dengan keadaan pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik yang juga disusun melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) yang kemudian diajukan ke Dinas Pendidikan tingkat kota/ kecamatan.
-Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap guru SD Masjid Syuhada menyusun RPP secara lengkap dan sistematis. Kemudian merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan.
Komponen RPP adalah: Identitas mata pelajaran, Standar kompetensi, kompetensi dasar, indicator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, sember belajar

Pelaksanaan Proses Pembelajaran
Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran
Rombongan belajar
Jumlah maksimal peserta didik setiap rombongan belajar adalah:
- SD/MI : 28 peserta didik
- SMP/MT : 32 peseta didik
- SMA/MA : 32 peserta didik
- SMK/MAK: 32 peserta didik
Di SD Masjid Syuhada untuk setiap kelasnya terdapat 28 -30 peserta didik.
Beban kerja minimal guru
- Beban kerja guru mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peseta didik, serta melaksanakan tugas tambahan.
- Bebean kerja guru sebagaimana dimaksud diatas adalah sekurang-kurangnya 24 jam/ tatp muka dalam 1 minggu.
Beban kerja guru SD Masjid Syuhada mencapai 25 jam/ tatap muka dalam 1 minggu untuk kelas 1 dan 26 – 28 jam/ tatap muka dalam 1 minggu untuk kelas 2 – 6.
Buku teks pelajaran
Buku teks pelajaran yang digunakan SD Masjid Syuhada selain dari Dinas Pendidikan juga dipilih dan ditentukan melalui rapat intern guru, dalam menentukan buku yang akan dipegang guru dan peserta didik sebagai buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lain.
Pengelolaan kelas
Dalam pengelolaan kelas sebagaimana yang telah ditetapkan:
-Guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, serta aktifitas pembelajaran yang akan dilakukan
-Volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta didik.
-Tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh peserta didik
-Guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik
-Guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan keputusan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran
-Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respond an hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung
-Guru menghargai pendapat peserta didik
-Guru memakai pakaian yang sopan, bersih dan rapi
-Pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diampunya, dan
-Guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.
Pelaksanaan Pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti yang mencakup; eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi dan kegiatan penutup.

Penilaian Hasil Belajar
Penilaian dilakukan oleh guru terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran.
Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik dan terprogram dengan menggunakan tes dan non-tes, dalam bentuk tertulis atau lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya, berupa tugas, proyek/ produk, portofolio dan penilaian diri. Penilaian hasil pembelajaran menggunakan Standar Penilaian Pendidikan Dan Panduan Penilaian Kelompok Mata Pelajaran.
Penilaian yang dilakukan oleh SD Masjid Syuhada adalah menggunakan tes dan non-tes seperti nilai dari proses pembelajaran, hasil ulangan harian, portofolio, Pekerjaan Rumah (PR), Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester.


Pengawasan Proses Pembelajaran
Pemantauan
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan dengan banyak cara; melalui RPP, langsung dipantau ke kelas, dan kemudian pemantauan juga dilakukan dengan cara sharing antar guru mengenai proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Kegiatan pemantauan ini dilakukan oleh kepala sekolah atau bisa juga guru senior yang telah diberi wewenang (tergantung sikon).
Supervisi
Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. Supervisi pembelajaran diselenggarakan dengan cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi. Dan kegiatan supervise ini dilakukan oleh kepala sekolah .
Evaluasi
Evaluasi proses pembelajaran dilakukan untuk menentukan kualitas pembelajaran secara keseluruhan, mencakup tahap perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran.
Evaluasi proses pembelajaran diselenggarakan dengan cara:
-membendingkan proses pembelajaran yang dilaksanakan guru dengan standar proses
-mengidentifikasi kinerja guru dalam proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi guru
-evaluasi proses pembelajaran memusatkan pada keseluruhan kinerja guru dalamproses pembelajaran.
Pelaporan
Hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses pembelajaran; nilai dari guru, hasil ulangan kk/ semester dan arsip dilaporkan kepada pemangku kepentingan.
Tindak lanjut
Dalam tindak lanjut ini ada beberapa yang harus diperhatikan, yaitu;
-penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar
-teguran yang bersifat mendidik diberikan kepada guru yang belum memenuhi standar
-guru diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan/ penataran lebih lanjut.

Minggu, 05 Juni 2011

QS. An-Nisa ayat 36 – 38

Pendahuluan
Surat An Nisa terdiri dari 176 ayat, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang sesudah surat Al-Baqoroh. Dinamakan An Nisa karena dalam surat ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupaan surat yang paling membicarakan hal itu disbanding dengan surat lain. Surat yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surat At Thalaq. Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisa dengan sebutan: Surat An Nisa Al Kubra (surat An Nisa yang besar), sedangkan surat At Thalaq disebut dengan sebutan: Surat An Nisa Ash Sughra (surat An Nisa yang kecil).
Pada pembahasan QS. An Nisa : 36 -37 yaitu mengenai tentang “Kewajiban terhadap Allah dan terhadap sesama manusia” yang mana kewajiban manusia untuk menyembah dan tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, Dan perintah berbuat baik kepada kedua orang tua (ibu-bapa), karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh , dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya. Dan juga larangan untuk berbuat dan mengajak kikir, karena kikir merupakan sifat yang paling dibenci Allah karena ia telah kufur nikmat yaitu dengan menyembunyikan karunia yang Allah berikan. Dan terhadap orang yang berbuat demikianlah Allah telah menyediakan tempat dan siksa yang menghinakan.


Pembahasan
1. QS. An-Nisa : 36 – 38
وَاعْبُدُواْ اللّهَ وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالجَنبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالاً فَخُوراً
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh , dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,
الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَيَكْتُمُونَ مَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَاباً مُّهِيناً
(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.
وَالَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ رِئَـاء النَّاسِ وَلاَ يُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلاَ بِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَن يَكُنِ الشَّيْطَانُ لَهُ قَرِيناً فَسَاء قِرِيناً
Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.
Tafsir ayat 36
Penjelasan
Dekat dan jauh disini ada yang mengartikan dengan tempat, hubungan kekeluargaan dan adapua yang muslim dan yang non muslim

Kemudian Ibnu sabil di sini diartikan orang yang dalam perjalanan yang bukan maksiat yang kehabisan bekal, termasuk juga orang yang tidak diketahui ibu bapaknya. Dan orang-orang yang mengembara untuk keperluan Islam dan Muslimin.

Dalam ayat 36 tersebut diatas, Allah menjelaskan kewajiban-kewajiban bagi seorang Muslim yang secara garis besarnya ada tiga macam. Ketiga macam kewajiban tersebut adalah :
1. Kewajiban kepada Allah, yaitu menyembah dan tidak mempersekutukannya.
2. Berbuat baik kepada kedua orang tua
3. Berbuat baik kepada masyarakat, yaitu kepada keluarga dekat, tetangga dekat dan jauh, kepada orang yang berada dalam perjalanan, dan berbuat baik kepada orang-orang yang berada di bawah tanggungannya.
Dari ayat ini jelas bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak hanya berkewajiban menyembah Allah SWT, akan tetapi ia juga harus memiliki sifat peduli terhadap masyarakat di sekitarnya, sehingga boleh dikatakan bahwa ibadah seseorang tidak akan sempurna bila tidak dibarengi dengan kepedulian terhadap keadaan masyarakat sekitarnya. Sebab kalau dilihat dari segi bahasa, rangkaian perintah tadi menggunakan kata sambung wa ( artinya=dan).
Maksudnya, kalau perintah menyembah Allah itu wajib maka berbuat baik kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, dan sebagainya juga wajib. Ayat itu diakhiri dengan “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. Karena orang yang sombong senantiasa meremehkan semua hak orang-orang lain, memandang orang lain rendah dan hina. Sifat angkuh dan sombong jelas akan menjauhkan seseorang dari masyarakat dan tidak disenangi oleh masyarakat, sehingga akhirnya hubungan harmonis antar sesama manusia menjadi sirna. Bila hubungan antar manusia tidak lagi berjalan dengan harmonis maka hilanglah salah satu sifat manusia sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu, sifat sombong sangat dibenci oleh Allah SWT.
Kemudian Ayat 37 menjelaskan orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri yaitu orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Orang kikir disini adalah orang yang enggan memberikan hartanya kepada orang lain yang membutuhkan yang kemudian ia menyembunyikan hartanya. Dan untuk orang yang demikian itu Allah telah menyediakan siksaan yang pedih dan menghinakan. Dan kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.
Maksudnya kafir disini yaitu terhadap nikmat Allah, ialah karena kikir, menyuruh orang lain berbuat kikir. Menyembunyikan karunia Allah berarti tidak mensyukuri nikmat Allah.
Dalam ayat 37 tersebut diatas, Allah menjelaskan hal-hal yang harus dihindari bagi seorang Muslim yaitu:
1. Larangan untuk berbuat dan mengajak untuk kikir
2. Larangan menyembunyikan harta, karena hakikatnya harta yang dimiliki terdapat hak orang lain yang harus disampaikan

Tidak hanya sebatas itu, juga orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Riya ialah melakukan sesuatu karena ingin dilihat dan dipuji orang. Orang yang tidak kikir akan tetapi dia sombong dengan seanatisa membangga-banggakan hartanya, ketika ia menafkahkan hartanya selalu ingin dilihat dan dipuji oleh orang lain. Dan itu pertanda bahwa mereka bersekutu atau menjadi teman syaitan, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya teman yang menjerumuskan manusia dari jalan kebenaran.
Dalam ayat 37 ini menerangkan bahwa :
1. Allah melarang seseorang bersifat riya
2. Larangan bersekutu dengan syaitan
Riya adalah sifat yang dibenci oleh Allah, dan riya dapat menghilangkan segala amal ibadah yang dilakukan karena niat dan tujuannya bukan karena Allah ta’ala, segala ibadah dinilai tergantung pada niatnya. Dan senantiasa menjauhi bisikan dan bujukan syaitan, karena syaitan adalah musuh yang nyata bagi umat muslim yang menjerumuskan kepada lubang yang hina.

Kamis, 28 April 2011

Pers Release

PERS RELEASE

Yth. Pimpinan Redaksi KOMPAS
Di tempat

Pendaftaran Santri Baru LPQ Masjid Syuhada Yogyakarta
Lembaga Pendidikan Al-Quran Masjid Syuhada (LPQMS) Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan Al-Quran yang dikelola secara profesional dengan para ustadz/dzah yang berkompeten dibidangnya. Ustadz yang mengajar merupakan ustadz Lokal, Nasional, dan Internasinal sehingga meluluskan para santri yang bermanfaat bagi masyarakat.
Adapun kelas yang akan dibuka kembali pada bulan April ini yaitu, kelas Pemula, Tajwid 1 & 2, Murottal dan Qiro’ah Dasar serta dibuka juga program privat. Selain itu, LPQ juga akan mengadakan pelatihan Mu’adzin. Dan program LPQ lainnya yang diselenggarakan secara khusus yaitu membaca tartil Al-Qur’an secara Gratis bagi Muallaf dan Pensiunan/ Purna Karya.
Pendaftaran reguler dibuka mulai tanggal 3-14 April 2011 Pukul 08.00-17.00 WIB setiap hari (Senin-Minggu). Untuk masing-masing kelasnya, belajar dimulai pada hari Ahad tanggal 17 April 2011 dan placement test tanggal 15-16 April pukul 13.00-16.30 WIB. Untuk pendaftaran pelatihan mu’adzin dibuka mulai tanggal 3-8 Mei 2011 dan mulai pelatihan pada hari Senin tanggal 9 Mei-13 Mei 2011. Dan untuk pendaftaran program membaca tartil Al-Qur’an dibuka mulai tanggal 3-31 Mei 2011 dan mulai pelaksanaan program tersebut pada awal bulan juni 2011 setiap hari senin & rabu pukul 15.30-16.30 WIB.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar dapat langsung datang ke sekretariat kantor LPQMS di Syuhada Center Jl. I Dewa Nyoman Oka 28 Kotabaru Yogyakarta (sebelah timur Masjid Syuhada lantai 2), telp. (0274) 9127255 atau SMS ke sdr. Fikri Arief (0856 4351 4135)/ sdri. Romi (0852 2889 5866)
Demikian informasi yang kami sampaikan, atas perhatian dan partisipasinya kami ucapkan terima kasih.
Bid Pendidikan,

Sdr. Fikri Arief Husaen

Proposal PM Idul Qurban

PROPOSAL PENGABDIAN MASYARAKAT
PANITIA IDUL QURBAN 1431 H
MASJID AGUNG SYUHADA YOGYAKARTA

¬¬¬¬¬PENDAHULUAN
Islam adalah agama rohmatulil’alamin yang memiliki peradaban yang sangat tinggi. Didalamnya mengajarkan nilai-nilai budi pekerti yang luhur dalam menyikapi berbagai persoalan hidup dan juga merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sosial . secara Historis kita bisa merujuk kepada nabi Ibrahim ketika diperintahkan untuk mengurbankan putranya (nabi Ismail), dan itu di aktualisasikan sebagai wujud rasa syukur dan taat kepada Allah SWT.
Sebagai muslim kita harus mengikuti jejak beliau, mengaktualiasasikan nilai-nilai sosial sesuai dengan ajaran Islam yang tertera dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dalam merealisasikan nilai-nilai luhur tersebut yakni dengan cara kita saling berbagi kepada saudara-saudara kita, terutama mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan dan juga berqurban dengan segala apa yang kita miliki baik berupa harta, tenaga maupun pikiran sebagai wujud rasa Syukur dan taat kita pada Allah SWT. Sungguh ironis sekali bila melihat keadaan di sekeliling kita, masih banyak saudara-saudara kita yang hidupnya jauh dari kecukupan, semuanya serba kekurangan. Hingga tidak sedikit berbagai penyakit menjangkit bahkan meninggal dunia dikarenakan gizi buruk, busung lapar, dan kondisi yang sangat memprihatinkan. Ini merupakan tanggung jawab kita sebagai seorang muslim yang merupakan penduduk mayoritas di belahan bumi ini khususnya di Indonesia.
Hari Raya Idul Qurban adalah salah satu momen dan wadah yang tepat bagi kita umat muslim untuk mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu dalam rangka pengabdian masyarakat, Panitia Qurban 1431 H Masjid Agung Syuhada akan mengadakan serangkaian kegiatan sosial seperti pemotongan dan pembagian hewan qurban, bantuan beasiswa, pemberian pakaian layak pakai dan kegiatan sosial lainnya di daerah yang benar-benar membutuhkan.
Demikian pendahuluan pelaksanaan kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat. Amien yaa robbal alamin

LANDASAN KEGIATAN
1. Q.S al-Kautsar (108) : 1-3
2. Q.S. al-Hujurat (49) : 10
3. Q.S. al-Hajj (22) : 34

TEMA
“Menapak Jejak Ismail”

TUJUAN
1. Membentuk pribadi yang berjiwa sosial
2. Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan membangun persaudaraan
3. Menumbuhkan rasa Syukur dan taat pada Allah SWT
4. Meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat akan pentingnya kesadaran dan persatuan sosial sesuai dengan petunjuk al- Qur’an dan as-Sunah

BENTUK KEGIATAN
1. Pemotongan dan pembagian hewan qurban
2. Pemberian beasiswa
3. Pemberian sembako
4. Pemberian pakaian layak pakai
5. Pemberian peralatan shalat dan belajar
6. Pengajian

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Hari
Tanggal
Tempat : Jum’at
: 19 November 2010
: Ponpes Al-Hadid Dusun Karangmojo I RT 01 RW 07, Desa Karangmojo, Kec. Karangmojo, Gunung Kidul Yogyakarta
(Masjid Al-Hidayah Ngande-ande Desa Purwodadi Kec. Tepus Gunung Kidul Yogyakarta)

SUSUNAN ACARA
Pukul (WIB) Acara
08.30 - 10.00
10.00 - 12.00

12.30 - 15.00
15.00 - 15.30 Pemberangkatan ke lokasi & pembukaan
Penyembelihan hewan qurban & pembungkusan daging qurban
Pembagian daging qurban pada warga + sembako
Penutupan & pulang

ESTIMASI DANA
Terlampir.

PENUTUP
Demikian proposal kegiatan ini kami susun, semoga dapat bermanfaat bagi semua pihak dan menjadi awal dari kerja sama yang baik, serta diridhoi oleh Allah SWT.

PENYELENGGARA
Panitia Idul Qurban 1431 H Masjid Agung Syuhada
Jalan I Dewa Nyoman Oka 28 Kotabaru, Yogyakarta
Telp./Fax. 0274-547227
Contact Person :
Fikri Arief Husaen (0856 4351 4135)
M. Akhsin Muflikhun (0857 2928 4420)




Ketua Panitia Qurban




Miftakhul Hamzah


Koordinator PM,




Fikri Arief Husaen


Lampiran 1

ESTIMASI DANA

A. Kesekretariatan
1. Penggandaan proposal 50 buah @ 3000 Rp. 150.000
2. Foto copy surat pengantar proposal 50 buah @100 Rp. 5.000
3. Foto copy surat ucapan terima kasih 50 buah @ 100 Rp. 5.000
4. Kuitansi 2 buah @ 3000 Rp. 6.000
Jumlah Rp. 166.000

B. Sembako
1. Beras 3 kwintal @ 700.000 Rp. 2.100.000
2. Minyak goreng 73 lt @ 12.000 Rp. 876.000
3. Mie instan 10 dus @ 45.000 Rp. 450.000
Jumlah Rp.3.426.000

C. Perlengkapan Sekolah
1. Buku tulis 20 pc @ 17.000 Rp. 340.000
2. Pensil 10 pc @ 20.000 Rp. 200.000
3. Bolpoint 10 pc @ 13.000 Rp. 130.000
4. Penghapus 115 buah @ 1.500 Rp. 172.500
Jumlah Rp. 842.500

D. Acara
1. Pembicara Rp. 300.000
2. Jasa penyembelihan @ 50.000 x 3 ekor Rp. 150.000
Jumlah Rp. 450.000

E. Konsumsi
1. Aqua gelas 8 kardus @ 25.000 Rp. 200.000
2. Snack 200 orang @ 5000 Rp. 1.000.000
Jumlah Rp. 1.200.000

F. Tranportasi dan Akomodasi
1. Transportasi survei 3 kali Rp. 300.000
2. Transportasi ke lokasi Rp. 500.000
Jumlah Rp. 800.000

Total A+B+C+D+E+F Rp. 6.884.500

Proposal DIKLAT PANRAM

PROPOSAL
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PANITIA RAMADHAN 1431 H MASJID SYUHADA
YOGYAKARTA


I. PENDAHULUAN
Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan kemenangan, kemenangan untuk seluruh umat. Pada bulan ini seluruh muslim diseluruh dunia diperintahkan untuk berpuasa. Secara horizontal puasa ini ditujukan untuk membentuk kepekaan sosial. Selain itu, puasa juga merupakan suatu bentuk Tarbiyah (pendidikan) dari Sang Pencipta, Allah Swt. agar orang yang menjalankannya memperoleh derajat yang paling tinggi, yaitu sebagai orang yang bertaqwa (Muttaqien).
Dalam memaknai bulan suci ramadhan sebagai bulan pendidikan, Panitia Ramadhan 1431 H Masjid Syuhada menyelenggarakan berbagai kegiatan Pendidikan dan Pelatihan.

II. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1431 H.
2. Mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan edukasi.
3. Ikut berperan serta dalam mencerdaskan bangsa dengan kegiatan edukatif teoretis dan aplikatif.
4. Wahana mediasi antara pecinta ilmu dan yang hendak mengamalkan ilmunya.

III. SASARAN PESERTA
Kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat umum daerah Yogyakarta dan sekitarnya.

IV. AGENDA KEGIATAN
A. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Sholat Khusuk
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : Rabu, 11 Agustus 2010
Pukul : 08.00 – 12.00 WIB
Tempat : Ruang Utama Masjid Syuhada Kotabaru
Target peserta : Minimal 100 orang pelajar, mahasiswa dan umum
Bersama : Ust. Abu Sangkan (Trainer center pelatihan sholat
khusuk)
Bentuk Kegiatan
Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk pelatihan khusus mengenai bagaimana cara melakukan sholat secara khusuk dengan media Audio-Visual serta media berupa modul sebanyak empat bab berisi tentang materi bagaimana cara melakukan sholat secara khusuk tersebut. Peserta kegiatan pendidikan dan pelatihan sholat khusuk akan di bimbing oleh Ust. Abu Sangkan (Trainer center pelatihan sholat khusuk) bersama dengan tim trainernya. Baik secara berkelompok maupun secara serentak.
Estimasi dana:
No Pengeluaran Keterangan Dana
1 Fee ustadz 1 Ustadz Rp 1.000.000
2 Modul 500 Orang x 5000 Rp 2.500.000
3 Transportasi PP Naik pesawat Rp 1.500.000
4 Telpon Selama menghubungi ustadz Rp 50.000
5 Perlengkapan Rp 300.000
6 Sewa Hotel 1 Malam Rp 500.000
7 Block note 500 Orang x 3000 Rp 1.500.000
8 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 7.450.000

B. Madrasah Al-Quran
Program Kegiatan Madrasah Al-Qur’an Masjid Syuhada:

a. Kelas Pemula
b. Kelas Tajwid 1
c. Kelas Tajwid 2
d. Kelas Murottal
e. Kelas Qiro’ah

Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : 1 – 20 Ramadhan 1431 H
Rabu– Senin 11 – 30 Agustus 2010
Pukul : 05.30 – 07.00 WIB
Tempat : Ruang Kelas SD Masjid Syuhada Kotabaru
Target peserta : Minimal 10 orang /kelas pelajar, mahasiswa dan umum
Bersama : Ustadz – Ustadz tingkat Nasional LPQMS

Estimasi dana:
No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee ustadz Rp 500.000 5 Kelas/5 ustadz Rp 2.500.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 20 x Pertemuan Rp 100.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Spidol Rp 5.000 2 Spidol x 5 kelas Rp 50.000
6 Penghapus Rp 5.000 5 Kelas Rp 25.000
7 Block note Rp 3.000 20 orang x 3000 Rp 60.000
8 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 3.095.000

C. Pondok Bahasa
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : 1 – 20 Ramadhan 1431 H
Rabu– Senin, 11 – 30 Agustus 2010
Pukul : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Ruang Kelas SD Masjid Syuhada Kotabaru
Target peserta : Minimal 10 orang /kelas pelajar, mahasiswa dan umum

Program kegiatan pondok bahasa Masjid Syuhada:
a. Kelas bahasa Arab dasar
b. Kelas bahsa Arab lanjut
c. Kelas English dasar
d. Kelas English lanjut
e. Kelas bahasa Jepang

Bentuk Kegiatan
Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan). Yakni menggunakan Metode Interractive Lecturing, The Power Of Two, Pre Test, Apersepsi serta Topical Review dan yang jelas Full Multimedia Imformatika dengan ruangan belajar yang cukup kondusif.

Estimasi dana:
a. Kelas bahasa Arab dasar dan lanjut
No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee ustadz Rp 500.000 2 Kelas/2 pengajar Rp 1.000.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 20 x Pertemuan Rp 100.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Spidol Rp 5.000 2 Spidol x 2 kelas Rp 20.000
6 Penghapus Rp 5.000 2 kelas Rp 10,000
7 Block Note Rp 3.000 20 orang x 3000 Rp 60.000
8 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 1.550.000

b. Kelas English dasar dan lanjut
No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee ustadz Rp 500.000 2 Kelas/2 pengajar Rp 1.000.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 20 x Pertemuan Rp 100.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Spidol Rp 5.000 2 Spidol x 2 kelas Rp 20.000
6 Penghapus Rp 5.000 2 Kelas Rp 10.000
7 Block note Rp 3.000 20 orang x 3000 Rp 60.000
8 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 1.550.000

c. Bahasa jepang dasar dan lanjut
No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee ustadz Rp 500.000 2 kelas/2 pengajar Rp 1.000.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 20 x pertemuan Rp 100.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Spidol Rp 5.000 2 spidol x 2 kelas Rp 20.000
6 Penghapus Rp 5.000 2 kelas Rp 10.000
7 BLOCK note Rp 3.000 20 orang x 3000 Rp 60.000
8 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 1.550.000

Total dana kegiatan pondok bahasa = Rp 4.650.000,-

D. Kuliah Pra-Nikah dan Managemen Keluarga
Pelaksanaan kegiatan:
Hari/tanggal : 11 – 14 Ramadhan 1431 H
Sabtu – Selasa, 21 – 24 Agustus 2010
Pukul : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Aula Bawah Masjid Syuhada
Target peserta : Minimal 20 orang pelajar, mahasiswa dan umum

Materi kegiatan:
 Pengantar: Keluarga Islami, Sakinah Mawaddah Warrahmah
a. Prinsip-prinsip Keluarga
b. Strategi Menuju Keluarga Islami
c. Manajemen Keluarga:
- Hak dan Kewajiban Bersama
- Mengatasi Problematika Berkeluarga
- Menjaga Cinta dan Keharmonisan Keluarga
d. Kiat-kiat sukses mendidik anak.
 Syarat-syarat dan prosedur pernikahan Menurut Syar’i
 Ta’aruf, Khitbah (melamar) dan prosesi Pernikahan.
 Rahasia Seksualitas, Kesehatan Reproduksi dan tips cerdas merawat si kecil (bayi)

Bentuk kegiatan:
WAKTU ACARA PEMATERI
Sabtu, 21 Agustus 2010 Pengantar: Keluarga Islami, Sakinah Mawaddah Warrahmah
a. Prinsip-prinsip Keluarga
b. Strategi Menuju Keluarga Islami
c. Manajemen Keluarga:
- Hak dan Kewajiban Bersama
- Mengatasi Problematika Berkeluarga
- Menjaga Cinta dan Keharmonisan Keluarga
d. Kiat-kiat sukses mendidik anak. Salim Afilah
Ahad, 22 Agustus 2010 Syarat-syarat dan prosedur pernikahan Menurut Syar’i Drs. H. Masykur ashari, MA
Senin, 23 Agustus 2010 Ta’aruf, Khitbah (melamar) dan prosesi Pernikahan.
Kesiapan mental dan Psikologi dalam berumah tangga Faudzil Adhim
Selasa,24 Agustus 2010 Rahasia Seksualitas, Kesehatan Reproduksi dan tips cerdas merawat si kecil (bayi) Ahli Kesehatan

Estimasi dana:
No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee ustadz Rp 250.000 4 pembicara Rp 1.000.000
2 Modul Rp 5.000 20 orang Rp 100.000
3 Telpon Rp 5.000 4 x pertemuan Rp 20.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
6 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 1.340.000

E. Training Announcher’s Radio
Waktu pelaksanaan kegiatan
Hari/tanggal : 4 – 8 Ramadhan 1431 H
Sabtu - Rabu, 14 - 18 Agustus 2010
Pukul : 13.30 – 15.00 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada Kotabaru dan Radio Trijaya FM
Target peserta : Minimal 20 orang pelajar (SMP-SMA) dan Mahasiswa

Bentuk kegiatan
Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk Work Shop ”Prospek Industri Radio di Indonesia” dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan seputar Ilmu Pengetahuan Kepenyiaran, Jurnalistik Radio serta praktek lensung bagaimana Rekaman Praktek Siaran dan diakhiri dengan Evaluasi Praktek Siaran. Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua tempat pertama di masjid syuhada dan di studio penyiaran radio.

Manual Acara:
WAKTU ACARA PEMATERI
14 Agustus 2010 Prospek Industri Radio di Indonesia Wachid Effendy SE, MM
(Owner/ Pimpinan Trijaya FM)
15 Agustus 2010 Ilmu Pengetahuan Kepenyiaran
16 Agustus 2010 Jurnalistik Radio Rahmad Arifin
(Ketua KPID DIYogyakarta)
17 Agustus 2010 Rekaman Praktek Siaran (Individual) Crew Trijaya FM
18 Agustus 2010 Evaluasi Praktek Siaran (Individual) Crew Trijaya FM

Estimasi dana:
No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee pelatih Rp 750.000 1 Tempat/ 1 pelatih Rp 750.000
2 Modul Rp 10.000 Min. 20 pelajar Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 4 x Pertemuan Rp 20.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
6 Sewa studio penyiaran Rp 500.000 4x Pertemuan Rp 2.000.000
7 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 3.030.000

F. Training Perawatan Jenazah
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : 19 – 21 Ramadhan 1431 H
Ahad – Selasa, 29 – 31 Agustus 2010
Pukul : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada Kotabaru
Target peserta : Minimal 20 orang pelajar (SMP-SMA) dan Mahasiswa

Materi kegiatan perawatan jenazah:
a. Adab merawat orang sakit dan mentalqin ketika menghadapi sakarotul maut
b. Memandikan Jenazah
c. Mengkafani Jenazah
d. Menyolatkan Jenazah
e. Penguburan Jenazah

Manula acara dan materi kegiatan:
WAKTU ACARA
Jum’at, 29 Agustus 2010 Adab merawat orang sakit dan mentalqin ketika menghadapi sakarotul maut?
Sabtu, 30 Agustus 2010 Bagaimana memandikan dan mengafani jenazah?
Ahad, 31 Agustus 2010 Bagaimana menyolatkan dan Menguburkan Jenazah?



Estimasi dana:
No No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee ustadz Rp 500.000 1 Kelas/1 pengajar Rp 500.000
2 Modul Rp 5.000 20 orang Rp 100.000
3 Telpon Rp 5.000 3 x Pertemuan Rp 15.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Spidol Rp 5.000 2 Spidol x 1 kelas Rp 10.000
6 Penghapus Rp 5.000 1 Kelas Rp 5.000
7 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
8 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 850.000

G. Workshop PAIKEMI
”Menejemen Konflik”
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : 2 - 3 Ramadhan 1431 H
Kamis – Jum’at, 12 - 13 Agustus 2010
Pukul : 08.00 – 11.30 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada Kotabaru
Target peserta : Minimal 20 orang pelajar, mahasiswa dan umum
Bersama : Depdiknas Propinsi Yogyakarta

Materi kegiatan:
a. UU Guru dan Dosen dan Psikologi Perkembangan
b. Multipel Intelegence
c. Prinsip-prinsip PAIKEMI, metode dan simulasi PAIKEMI

Estimasi dana:
No No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee Pembicara Rp 200.000 2 pengajar Rp 400.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 2 x Pertemuan Rp 10.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
6 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 830.000

H. Workshop menu sambut ramadhan
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : Sabtu, 7 Agustus 2010
Pukul : 09.00 – 12.00 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada Kotabaru
Target peserta : 20 orang (Ibu2 Al-Hijrah, pelajar, mahasiswa dan umum
Bersama : Amanda

Estimasi dana:
No No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee Pembicara Rp 200.000 2 pengajar Rp 400.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 2 x Pertemuan Rp 10.000
4 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 770.000

I. Training Strategi Kewirausahaan
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : 15 - 17 Ramadhan 1431 H
Rabu – Jum’at, 25 - 27 Agustus 2010
Pukul : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada Yogyakarta
Target peserta : 20 orang (Pelajar, Mahasiswa dan Umum)
Bersama : 1. H. Musyayeh alwi
-Pemilik Akur optik
2. Prof. Dr. H. Suyanto, MM, Ph.D.
-Rektor Amikom
3. Ibu Noor Liesnani Sunardi
-Pemilik Pamela Swalayan

Materi kegiatan:
a. Membangun Usaha dari nol dan Strategi Mengembangkan usaha agar berkualitas meningkatkan loyalitas pelanggan
b. Langkah-langkah pemasaran strategis dan strategi Promosi membangun Brand Image
c. Menejemen usaha menjadi Top Brand:
-Menejemen Operasional
-Menejemen Pemasaran
-Menejemen Keuangan
-Menejemen SDM

Manual Acara:
WAKTU ACARA PEMATERI
Rabu, 25 Agustus 2010 Membangun Usaha dari nol dan Strategi Mengembangkan usaha agar berkualitas meningkatkan loyalitas pelanggan Ibu Noor Liesnani Sunardi
(Pemilik Pamela Swalayan)
Kamis, 26 Agustus 2010 Langkah-langkah pemasaran strategis dan strategi Promosi membangun Brand Image H. Musyayeh Alwi
(Pemilik Akur Optik)
Jum’at, 27 Agustus 2010 Menejemen usaha menjadi Top Brand:
-Menejemen Operasional
-Menejemen Pemasaran
-Menejemen Keuangan
-Menejemen SDM Prof. Dr. H. Suyanto, MM, Ph.D.
(Rektor Amikom)

J. Estimasi dana:
No No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee Pembicara Rp 250.000 3 pengajar Rp 750.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 3 x Pertemuan Rp 15.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
6 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 1.185.000

K. Workshop Bimbingan Konseling
”Revitalisasi Peran dan Fungsi Guru BK”
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal : 9 – 10 Ramadhan 1431 H
Kamis – Jum’at, 19 – 20 Agustus 2010
Pukul : 08.00-11.30 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada
Target peserta : 20 orang (SMP, SMA, SMK)
Bersama : Diknas Yogyakarta
Materi kegiatan:
a. Pengantar menejemen BK
b. Peran dan fungsi BK
c. Strategi Memaksimalkan fungsi dan peran guru
d. Analisis permasalahan peserta didik

Estimasi dana:
No No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee Pembicara Rp 200.000 2 pengajar Rp 400.000
2 Modul Rp 10.000 20 orang Rp 200.000
3 Telpon Rp 5.000 2 x Pertemuan Rp 10.000
4 Sertifikat Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
5 Block note Rp 3.000 20 orang Rp 60.000
6 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 830.000

L. Kajian Fiqih Nisa
Pelaksanaan kegiatan:
Tanggal :2 – 4 Ramadhan 1431 H
Kamis – Sabtu, 12 – 14 Agustus 2010
Pukul : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Aula Masjid Syuhada
Target peserta : 30 orang (Pelajar, Mahasiswa dan Umum)
Bersama : -Nur Hidayani, SH
-Aisyiyah

WAKTU ACARA
Ahad, 15 Agustus 2010 Thoharoh
Senin, 16 Agustus 2010 Wanita dan karier
-wanita sebagai ibu rumah tangga
-wanita karier dalam pandangan islam
-peranan wanita dalam rumah tangga

Selasa, 17 Agustus 2010 Kepribadian Muslimah
-wanita yang dirindukan surga
-akhlak seorang muslimah
-menjadi muslimah yang ideal


Estimasi dana:
No No Pengeluaran Dana Volume Jumlah
1 Fee Pembicara Rp 200.000 3 pengajar Rp 300.000
2 Modul Rp 10.000 30 orang Rp 300.000
3 Telpon Rp 5.000 3 x Pertemuan Rp 15.000
4 Sertifikat Rp 3.000 30 orang Rp 90.000
5 Block note Rp 3.000 30 orang Rp 90.000
6 Lain-lain Rp 100.000
Jumlah Rp 895.000

Jumlah total dana kegiatan
(terlampir)
V. SEKRETARIAT
Kompleks Masjid Syuhada Yogyakarta
Jalan I Dewa Nyoman Oka 28 Kotabaru Yogyakarta
Telp/ Fax. 0274-547227 dan 0274-561189
Contact person: Fikri Arief Husaen (0856 4351 4135)

VI. PENUTUP
Demikian apa yang kami rencanakan dan kami inginkan. Semoga semua yang terencana akan terlaksana serta mendapat hasil yang terbaik untuk semua pihak. Amin.


Yogyakarta, 06 Juli 2010
Ketua,



Didin Sahidin

Lampiran

Jumlah total dana kegiatan pendidikan dan peatihan

No Nama kegiatan Jumlah dana
2 Pelatihan Sholat khusus Rp 7.450.000,-
3 Madrasah Al Quran Rp 3.095.000,-
4 Pondok Bahasa
a. Bahasa Arab dasar dan lanjut Rp 1.550.000,-
b. English dasal dan lanjut Rp 1.550.000,-
c. Bahasa Jepang dasar dan lanjut Rp 1.550.000,-
7 Training Announcher's radio Rp 3.030.000,-
8 Kuliah pranika dan managemen keluarga Rp 1.340.000,-
9 Traininig Perawatan Jenazah Rp 850.000,-
10 Workshop PAIKEMI Rp 830.000,-
11 Workshop menu sambut ramadhan Rp 770.000,-
12 Training Strategi Kewirausahaan Rp 1.185.000,-
13 Workshop Bimbingan Konseling Rp 830.000,-
14 Kajian Fiqih Nisa Rp 895.000,-
Jumlah total Rp 25.085.000,-

TAWARAN KERJASAMA SPONSORSHIP
PANITIA RAMADHAN 1431 H MASJID AGUNG SYUHADA
A. Menjadi sponsor di media publikasi Panitia Ramadhan

1. PAPAN IKLAN
Nama Media : Papan Iklan
Lama Iklan : 30 hari
Ukuran : 1 x 6 meter
Bahan : Vinyl
Space 1 iklan : 1 x 1 meter
Biaya Iklan : Rp. 6.500.000,- / logo / space

Dengan bonus berupa pencantuman logo sponsor pada :
a. 1 Space Baliho Utama kegiatan umum Panitia Ramadhan Masjid Agung Syuhada.
b. 1 Space Spanduk kegiatan Panitia Ramadhan Masjid Agung Syuhada.
c. 2000 Poster kegiatan umum dengan ukuran A3 Full Colour.


2. BALIHO PENCERAMAH
Nama Media : Baliho
Lama Iklan : 40 hari, 01 Agustus - 11 September 2010
Ukuran : 2 x 3 meter
Cetak : Outdoor Printing
Bahan : Vinyl
Space 1 Iklan : 30 x 25 cm
Biaya Iklan : Rp. 2.500.000,- / logo / space

Dengan bonus berupa pencantuman logo sponsor pada :
a. 2000 Poster kegiatan umum dengan ukuran A3 Full Colour.
b. 2000 Pamflet kegiatan dengan ukuran F4 One Colour.
c. 2000 Leaflet kegiatan dengan ukuran ¼ F4 One Colour.
d. 2000 Blocknote dengan ukuran 11 x 16 cm.

3. BALIHO UTAMA
Nama Media : Baliho
Lama Iklan : 30 hari, 01 Agustus – 01 September 2010
Ukuran : 4 x 3 meter
Cetak : Outdoor Printing
Bahan : Vinyl
Space 1 Iklan : 30 x 25 cm
Biaya Iklan : Rp. 2.000.000,- / logo / space

Dengan bonus berupa pencantuman logo sponsor pada :
a. 1500 Poster kegiatan umum dengan ukuran A3 Full Colour.
b. 1500 Pamflet kegiatan dengan ukuran F4 One Colour.
c. 1500 Leaflet kegiatan dengan ukuran ¼ F4 One Colour.
d. 1500 Blocknote dengan ukuran 11 x 16 cm.


4. BALIHO PENDAMPING
Nama Media : Baliho
Lama Iklan : 30 hari, 01 Agustus – 01 September 2010
Ukuran : 2 x 3 meter
Cetak : Outdoor Printing
Bahan : Vinyl
Space 1 Iklan : 30 x 25 cm
Biaya Iklan : Rp. 1.500.000,- / logo / space

Dengan bonus berupa pencantuman logo sponsor pada :
a. 1000 Poster kegiatan umum dengan ukuran A3 Full Colour.
b. 1000 Pamflet kegiatan dengan ukuran F4 One Colour.
c. 1000 Leaflet kegiatan dengan ukuran ¼ F4 One Colour.
d. 1000 Blocknote dengan ukuran 11 x 16 cm.


5. BACKDROP KEGIATAN
Nama Media : Backdrop
Ukuran : 2 x 3 meter
Bahan : Vinyl
Cetak : Outdoor Printing
Space 1 Iklan : 25 x 30 cm
Biaya Iklan : Rp. 200.000,- / logo / space

Dengan bonus berupa pencantuman logo sponsor pada :
a. 500 Poster kegiatan umum dengan ukuran A3 Full Colour.
b. 500 Pamflet kegiatan dengan ukuran F4 One Colour.
c. 500 Leaflet kegiatan dengan ukuran ¼ F4 One Colour.
d. 500 Blocknote dengan ukuran 11 x 16 cm.


6. SPANDUK KEGIATAN
Nama Media : Spanduk
Lama Iklan : 10 hari
Ukuran : 1 x 4 meter
Cetak : Outdoor Printing
Bahan : Vinyl
Space 1 Iklan : 25 x 20 cm
Biaya Iklan : Rp. 150.000,- / logo / space

Dengan bonus berupa pencantuman logo sponsor pada :
a. 500 Pamflet kegiatan dengan ukuran F4 One Colour.
b. 500 Leaflet kegiatan dengan ukuran ¼ F4 One Colour.
c. 500 Blocknote dengan ukuran 11 x 16 cm.


7. UMBUL – UMBUL
Nama Media : Umbul – Umbul
Biaya / Hari / umbul-umbul :
a. Rp. 30.000,- (Di depan Masjid Agung Syuhada)
b. Rp. 25.000,- (Di samping kanan Masjid Agung Syuhada)
c. Rp. 20.000,- (Di belakang Masjid Agung Syuhada)
Dengan ketentuan, umbul – umbul dan bambu dari pihak sponsor, pemasangan dan pajak ditanggung oleh pihak sponsor.

8. POSTER KEGIATAN
Nama Media : Poster
Ukuran : A3 Full Colour
Cetak : Sparasi
Bahan : Ard Piper
Kebutuhan : 5000 eksemplar
Biaya Iklan : Rp. 500.000,- / 1000 eksemplar

9. BLOCKNOTE
Nama Media : Blocknote
Ukuran : 11 x 16 cm
Bahan : kertas
Jumlah : 2000 eksemplar
Biaya Iklan : Rp. 500.000,- / 2000 eksemplar

10. PAMFLET KEGIATAN
Nama Media : Pamfleat
Ukuran : A4
Bahan : kertas, One Colour
Kebutuhan : 20000 eksemplar
Biaya iklan : Rp. 300.000,- / 2000 eksemplar

11. LEAFLET KEGIATAN
Nama Media : Leaflet
Ukuran : ¼ A4
Bahan : kertas, One Colour
Kebutuhan : 20.000 eksemplar
Biaya Iklan : Rp. 200.000,- / 2000 eksemplar








Apa keuntungan beriklan di Media Publikasi Panitia Ramadhan???
1. Masjid Agung Syuhada merupakan Masjid terbesar di Yogyakarta, sehingga merupakan pusat peribadatan masyarakat Yogyakarta.
2. Tempatnya yang strategis dan berada di tengah kota, sehingga memudahkan masyarakat untuk datang ke Masjid dan melihat media publikasi Panitia Ramadhan Masji Agung Syuhada.
3. Pada bulan suci Ramadhan, jama’ah di Masjid Agung Syuhada meningkat sampai 300 % dari hari biasanya.
4. Pada bulan suci Ramadhan, Masjid Agung Syuhada menyediakan penceramah – penceramah tingkat Nasional seperti : Buya Syafi’I Ma’arif, Menteri Pendidikan Nasional, Ustd. Abu Bakar Ba’asyir dan Tokoh Nasional yang lainnya yang selalu ditunggu – tunggu oleh masyarakat.
5. Metode penyebaran publikasi yang meliputi 4 arah mata angin, sehingga bisa dipastikan tersebarnya seluruh publikasi ke sudut – sudut kota Yogyakarta.
6. Jumlah Media Publikasi yang mencapai ribuan dan inofatif.


B. Menjadi sponsor pada penerbitan Buku Panduan


DAFTAR HARGA BUKU PANDUAN
No Tempat Iklan Ukuran Keterangan Harga
1 Cover Belakang luar 1 Hal (15x21 cm) Full Colour Rp. 3.000.000,-
2 Cover Depan Dalam 1 Hal (15x21 cm) Full Colour Rp. 2.800.000,-
3 Cover Belakang Dalam 1 Hal (15x21 cm) Full Colour Rp. 2.500.000,-
4 Cover Belakang Dalam ½ Hal (15x10,5 cm) Full Colour Rp. 1.000.000,-
5 Halaman isi 1 Hal (15x22 cm) Full Colour Rp. 1.500.000,-
6 Halaman isi ½ Hal (15x10,5 cm) Full Colour Rp. 800,000,-
7 Halaman isi ¼ Hal (7,5x10,5 cm) Full Colour Rp. 500,000,-
8 Space pada Jadwal Imsakiyah 1,5 x 1,5 cm Full Colour Rp. 100.000,-
9 Space pada Jadwal Penceramah 1,5 x 1,5 cm Full Colour Rp. 100.000,-

Proposal Maulid Nabi Muhammad SAW

PROPOSAL
KEGIATAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
PANITIA MAULID NABI 1432 H MASJID AT-TAQWA
RANDEGAN LOSARI BREBES


A. PENDAHULUAN
Segala puji bagi Allah SWT. Yang telah mengutus para rasulnya sebagai pembawa risalah kepada umat manusia sebagai pembimbing dan penuntun menuju jalan yang lurus dan benar, dan mengutus khatamannabiyin (nabi yang terakhir) yakni nabi agung Muhammad SAW. sebagai sosok yang memberikan kabar gembira dan peringatan kepada umat manusia. Beliau adalah lampu yang menyinari sebagai suri tauladan yang paling terbaik. Kelahirannya membawakan kedamaian dan ketentraman bagi kehidupan umat manusia.
Pada Bulan Robiul Awwal inilah bulan yang sangat bersejarah didalam kehidupan manusia, karna pada bulan tersebut atau tepatnya pada tanggal 12 Robbi‟ul Awwal tahun gajah, telah dilahirkan seorang umat manusia, yakni beliau adalah junjungan kita Nabi Muhammad SAW . melalui beliau Allah SWT menunjukkan manusia menuju alam yang penuh dengan cahaya keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Pada masa sebelum Nabi Muhammad SAW lahir begitu semerawut tatanan kehidupan diberbagai penjuru bumi. Dengan datang Islam yang di turunkan oleh Allah melalui malaikat Jibril a.s kepada Nabi Muhammad SAW maka berubahlah sedikit demi sedikit tatanan kehidupan di masa jahiliyyah. Kepemimpinan beliau yang berahlak mulya selalu memberikan pemahaman tentang nilai-nilai moral dan akhlak kepada umatnya, sehingga dengan moral dan ahlak yang baik telah menghantarkan Islam ke puncak posisi sebagai lokomotif peradaban dunia. Dan tidak cuma itu seluruh umat manusia khususnya mereka yang telah menganut agama Islam diseluruh dunia, dapat diselamatkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan ajaran Islam yang dibawanya dari kesesatan dan diberinya petunjuk kejalan yang benar dan kebahagiaan akan di raihnya, baik didunia maupun diakhirat nanti. Sungguh Nabi Muhammad SAW adalah Nabi penyelamat umat manusia. Kepadanya patut kita ucapkan sholawat dan salam.
Maka dari itu kita sebagai umat Islam, harus senantiasa mengikuti semua ajaran yang di bawa oleh Rosulullah SAW, agar kita semua selamat dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Oleh karna itu sudah seharusnya dalam kesempatan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ini kita resapkan makna nilai dan hikmahnya yang terkandung didalamnya. Untuk selanjutnya kita jadikan bekal yang menjiwai amal perbuatan kita dalam mengarungi hidup ini. Untuk menanamkan pentingnya makna maulid Nabi Muhammad SAW dalam diri pribadi muslim yang identik dengan sunahnya Nabi Muhammad SAW yang harus kita laksanakan dalam kehidupan sehari –hari.
Sehubungan dengan itu pada bulan rabiul awal ini, Dalam rangka menyemarakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (maulid nabi) kami panitia maulid nabi 1432 H masjid At-Taqwa bermaksud akan mengadakan beberapa rangkaian kegiatan Yang kami lampirkan bersamaan dengan proposal ini.

B. LANDASAN PEMIKIRAN
Dengan merayakan maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H ini hendaknya kita umat Islam yang selalu mentauladani kehidupan Rasulullah SAW,sesuai dengan firman Allah SWT:
“Sesungguhnya pada diri Rasulullah SAW Terdapat Suri Tauladan yang Baik”

C. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini:
a. Untuk Syiar dan menjalin Ukhuwah Islamiyah.
b. Untuk menanamkan, memupuk, dan menambah rasa mahabbah (cinta) pada Nabi Muhammad SAW.
c. Menghidupkan kembali sunah -sunahnya Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari –hari

D. PENUTUP
Demikianlah proposal ini telah di buat dengan harapan semoga ketakwaan dan rasa cinta kita pada Rasulullah SAW semakin bertambah dan semoga kegiatan ini dapat terselenggarakan dengan baik. Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua. Amiin.

Lampiran.

ANGGARAN BIAYA
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
Bid. Sekretaris
Map batik/biasa : Rp 20.000,-
Alat-alat tulis : Rp 35.000,-
Foto Copy : Rp 200.000,- +
Rp 255.000,-
Bid. Acara
Dekorasi : Rp 300.000,-
Fee Penceramah : Rp 1.000.000-
Konsumsi Penceramah : Rp 450.000,-
Kartu Panitia : Rp 100.000,- +
Rp 1.850.000,-
Bid. Logistik
Sewa Sound Syistem : Rp 2.000.000,-
Sewa mobil antar jemput : Rp 300.000,-
Fee supir dan tukang : Rp 400.000,- +
Rp 2.700.000,-

Bid. Humas
Transportasi : Rp 500.000,-

Bid. Dokumentasi
Video Shooting : Rp 1.500.000,-
Spanduk (2 buah) : Rp 600.000,-
Banner tema acara : Rp 200.000,- +
Rp 2.300.000,-
Bid. Konsumsi
Nasi kebuli (4 gidir x 2.000.000,-) : Rp 8.000.000,-
Buah-buahan : Rp 600.000,-
Minuman gelas (30 dus x Rp 15.000,-) : Rp 450.000,-
Minuman botol (2 dus x Rp 23.000,-) : Rp 46.000,- +
Rp 9.296.000,-

Total Biaya Keseluruhan : Rp 16.901.000,-
Enam belas juta sembilan ratus satu ribu rupiah.